Self-Respect ≠ Self-Centered

Bicara tentang self-respect, kita juga perlu tau bedanya dengan self-centered, lho!

     Self-respect sangat penting untuk kita miliki, baik sebagai individu ataupun dalam konteks hubungan dengan orang lain. Self-respect baik untuk kita tumbuhkan dan pelihara. Namun, sudahkah kamu mendengar apa itu self-centered? Bicara tentang self-respect, kita juga perlu tau bedanya dengan self-centered, lho!
    Self-centered itu apa sih? Self-centered adalah sifat atau karakter orang yang hanya berfokus kepada dirinya saja. Beberapa ciri-ciri orang self-centered adalah susah melihat suatu hal dari sudut pandang orang lain, pandangannya sempit, dan merasa dunia ini hanyalah tentang dirinya saja. Orang seperti ini bisa jadi merasa bahwa dia paling lemah dan kelemahan-kelemahannya itu harus diperhatikan dan dia akan mencari-cari pembenaran untuk tindakannya. Orang self-centered cenderung mengharuskan begini atau begitu sesuai dengan standard dan sudut pandangnya. Oleh karena itu, walaupun orang seperti ini bisa merasa paling menderita, dia akan cenderung berusaha untuk mendominasi suatu hubungan karena dia ingin semua hal itu sesuai dengan kemauannya.
    Kita perlu tau dan menyadari bahwa hal-hal yang terjadi di sekitar kita tidak bisa selalu sesuai dengan apa yang kita mau. Jarak antara kenyataan dan keinginan ini bagi orang self-centered menjadi masalah yang besar yang membuat dunia dan kehidupannya terasa kurang. Ya, orang self-centered bisa dikatakan adalah orang yang insecure. Orang seperti itu akan cenderung memanfaatkan orang lain untuk membuat dunianya menjadi lebih baik di mata mereka. Masih banyak lagi tindakan-tindakan yang menggambarkan sifat orang self-centered. Pada intinya, orang self-centered melihat dirinya  sangat penting tetapi kadarnya keterlaluan hingga justru merendahkan dan dapat menyakiti orang lain. Di sini jadi jelas sekali perbedaannya dengan self-respect.
     Orang yang berkesadaran self-respect akan menyadari kalau semua orang juga sama pentingnya dan sama-sama perlu dihargai serta dihormati. Self-respect harus bisa menjadi cermin yang menunjukkan seperti apa sih sikap baik yang ingin kita terima dan membuat kita bahagia. Setelah kita memahaminya, kita pun harus memberikan sikap baik ke orang lain, sama seperti bagaimana kita ingin orang lain bersikap baik pada kita. Jadi, kita rawat self-respect kita dan kita pancarkan energi positifnya untuk menghormati dan menghargai pasangan kita. Ingat-ingat saja banyak kata-kata bijak yang berpesan  untuk  saling  menghormati  dan  menghargai.
     (Inggriani . L . R.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *