Dampak Kekerasan Oleh Pasangan

      Tahukah kamu dampak buruk dari kekerasan oleh pasangan? Dalam jurnalnya yang berjudul ‘An Analysis of Violence in Teen Dating Relationships’ , Jennifer Uttech menjelaskan bahwa kekerasan oleh pasangan punya banyak banget dampak buruk:
“The negative effects of teen dating violence are both wide and varied and can have long term effects. Some of the negative effects are increased drug and alcohol use, lower academic performance, sexual coercion, sexually transmitted diseases, HIV, increased sexual risk taking behaviors, increased risk of pregnancy, abortions, miscarriages, and the accompanying psychological and emotional turmoil”
    Seremnya lagi, jurnal ini mengatakan kalau dampak buruk tersebut bisa berlanjut untuk jangka waktu yang lama dan bahkan seumur hidup korbannya. Belum lagi dampak umum yang kerap tidak disadari oleh korban seperti menurunnya self-esteem atau penghargaan pada diri korban. Masih menurut jurnal tersebut, ada loh siswa yang dulunya super confident berubah jadi pemurung karena tekanan perasaan yang dialaminya. Duh, ternyata dampak relasi romantis yang penuh kekerasan gak main-main ya? Berikut adalah dampak lain yang bisa dirasakan korban kekerasan terhadap perempuan:
1. Fisik
Luka – luka
Badan enggak fit ( sakit kepala, gangguan pencernaan,dll)
2. Psikis
Tidak mampu untuk berkonsentrasi
Sulit membuat keputusan
Murung
Mudah Menangis
Bingung , marah , malu, cemas, takut
3. Hubungan Sosial
Menarik diri dari lingkungan sekitar
Tampil ‘tidak biasa’ untuk menutupi sesuatu
     Selain paparan tentang dampak di atas, ternyata ada juga faktor yang mempengaruhi munculnya dampak kekerasan oleh pasangan ini. Misalnya aja faktor dalam diri seperti karakteristik awal korban sebelum kejadian kekerasan, apakah sebelumnya dia pernah mengalami kekerasan, bagaimana dia mengatasi masalah, bagaimana support system di sekitarnya mendukung, sampai juga pada seberapa parah peristiwa kekerasan tersebut. Kesemua faktor itu nyatanya saling mengakar & membentuk dampak yang kemudian dirasakan korban.
     Nah, kalau kamu sudah mulai merasakan perubahan seperti pada ciri-ciri dampak di atas, yuk pastikan diri untuk dapat penanganan yang tepat. Soalnya dampak yang muncul pada masing-masing orang itu kerap berbeda. Pada beberapa kasus, dampak yang muncul malah dapat tertunda. Pahami pula kalau seseorang yang mengalami tekanan dalam relas romantis gak sehat bisa memiliki banyak kebutuhan seperti, pelayanan medis/kesehatan, penguatan psikososial , pendampingan hukum , rumah aman, dukungan finansial , sampai pendampingan rohani. Informasi tentang layanan tersebut bisa didapat di sini.
Referensi:
1. Uttech, Jennifer, “An Analysis of Violence in Teen Dating Relationships” .2012, Master of Social Work Clinical Research Papers
2. http://loveisrespect.org.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *