Bila Orang Terdekatmu Adalah Pelaku Kekerasan

 

 
     Kadang kita dihadapkan pada kondisi di mana orang terdekat justru merupakan pelaku kekerasan. Karenanya, kamu mungkin akan merasa segan dan takut untuk mengutarakan kekhawatiran yang ada. Yuk, kita sama-sama jadi bagian anak muda peduli. Jangan biarkan kekerasan ada dalam hubungan personal orang-orang di sekitar kita. Menurut The Hofstra Coalition Against Teen Dating Violence, berikut adalah cara yang dapat kamu lakukan jika orang terdekat adalah Pelaku kekerasan:
 
1. Jika merasa ragu apakah ia benar-benar pelaku kekerasan, kamu dapat berdiskusi tentang hal tersebut dengan orang yang kamu percaya. Sampaikan alasanmu mengapa kamu merasa bahwa ia adalah seorang pelaku. Apakah lawan bicaramu setuju dengan pendapat  tersebut?
 
2. Setelah kamu merasa yakin bahwa apa yang dilakukannya adalah kekerasan, jangan takut untuk menyampaikan pendapatmu pada pelaku. Katakan bahwa apa yang dilakukannya adalah salah.
 
3. Ajak pelaku untuk melihat masalah ini secara objektf. Terkadang pelaku memiliki pembenaran atas kekerasan yang dilakukannya. Faktanya, kekerasan seperti apa pun tidak dapat dibenarkan.
 
4. Jangan menyampaikan kekhawatiran dengan nada yang kasar karena itu hanya akan membuat pelaku semakin defensif.
 
5. Sampaikan bahwa ada layanan yang bisa membantu pelaku mengelola permasalahannya. Misalnya saja konseling khusus untuk pelaku kekerasan.
 
Referensi:
1.The Hofstra Coalition Against Teen Dating Violence , ‘Teen Dating Violence- What You Need To Know’, USA, 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *